Transformasi Studi Al-Quran melalui AI

oleh | Jun 18, 2025 | Seputar FUAD | 0 Komentar

Batusangkar, Berita FUAD Online—Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus menggelar kuliah umum bertema Transformasi Studi Al-Quran di Era AI, Rabu (18/6/2025). Kuliah ini menghadirkan Dr. Zulheldi, M.Ag, Dosen Studi al-Quran Universitas Islam Negeri Imam Bonjol, Padang.

Kuliah umum dibuka oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Dr. Risman Bustamam, M.Ag. Diskusi ilmiah ini juga dihadiri oleh Wadek 1 FUAD Dr. Fadriati, M.Ag, Ketua Prodi (Kaprodi) IAT FUAD Dr Yeni Fitri Dalil, M.Ag, Kaprodi IPII (Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam) Muhammad Fadhli, M.P, Kaprodi Jurnalistik Islam Zafirah Quroatun ‘Uyun, M.A., Kepala Laboratorium Dani Yoselisa, M.Psi, para dosen dan tendik FUAD.  

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Dr. Risman Bustamam, M.Ag menegaskan studi Al-Quran yang menjadi topik kuliah umum ini sebagai studi Islam pokok yang dapat mendasari dan mewarnai nilai filosofis berbagai program studi di FUAD. Al-Quran melalui kajian mendalam dan optimal melalui AI diharapkan dapat memberi kontribusi panduan nilai dan moral yang relevan tidak hanya dengan Prodi IAT (Ilmu Al-Quran dan Tafsir) tapi juga dengan prodi-prodi lainnya.

Dalam paparannya, menjelaskan kemajuan-kemajuan pesat AI yang mencengangkan serta relevansi penggunaannya untuk studi Al-Quran. Ia menyinggung kemajuan AI di berbagai bidang termasuk pemanfaatannya untuk bidang studi keagamaan dan studi Al-Quran.

Ia juga menekankan sejarah studi Al-Quran selalu akrab dan tidak canggung untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, mulai dari teknologi kertas, percetakan, komputer, internet, sampai AI. Namun, kemajuan yang dibawa AI luar biasa pesat dan tak terbayangkan sebelumnya. Misalnya, orang dapat belajar tajwid secara interaktif dengan AI, yang dapat mengkoreksi kesalahan pengucapan huruf (makharij al-huruf).

AI juga dengan basis big data yang luar biasa besar dapat digunakan untuk percepatan studi. Ia menceritakan pengalamannya saat bertanya terkait tafsir kepada chatGPT atau Meta AI, yang dapat memberikan jawaban hanya dalam hitungan detik. Ia berharap AI dapat digunakan untuk percepatan dan pengayaan studi.

Namun, ia juga mengutarakan kekhawatiran terkait penggunaan AI bagi studi Al-Quran. Pertama, para penggiat studi Al-Quran belum terlalu akrab dengan prompt atau perintah yang tepat untuk AI. Kedua, AI belum dapat diandalkan sepenuhnya untuk memverifikasi dan memvalidasi jawaban-jawabannya, misalnya terkait rujukan-rujukan kitab yang disebutkan AI, yang masih harus diverifikasi oleh seorang peneliti. [CR]        

TikTok YouTube Instagram Facebook