KULIAH UMUM FUAD UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR TEGASKAN PENTINGNYA ANAK MUDA ISI RUANG POLITIK

oleh | Nov 11, 2025 | Mahasiswa, Seputar FUAD | 0 Komentar

Batusangkar, 10 November 2025 – Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, sukses menggelar kuliah umum bertajuk “ARUPA: Arah Ruang dan Panggung Politik Anak Muda”. Acara yang digelar hari ini tersebut mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa yang ingin mendalami dinamika politik serta kontribusi nyata generasi muda dalam proses demokrasi Indonesia.

Kuliah umum dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Dr. Fadriati, M.Ag., yang mewakili Dekan. Dalam sambutannya, Dr. Fadriati menegaskan bahwa pemahaman politik bagi mahasiswa harus melampaui sekadar wacana.

“Politik harus dipahami sebagai ruang aktualisasi diri untuk memberikan perubahan bagi bangsa. Anak muda hari ini memiliki ruang yang luas untuk berperan. Pemahaman politik yang benar akan membekali mereka menjadi generasi yang kritis, bijak, dan siap mengambil posisi strategis ke depan,” ujarnya di hadapan para peserta.

Pernyataan senada disampaikan oleh Ketua Program Studi PPI, Dr. Ulya Fitri, M.Si. Ia menjelaskan bahwa kuliah umum ini secara khusus dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan membaca arah politik nasional.

“Kami berharap mahasiswa PPI tidak hanya menjadi pengamat, tetapi mampu mengisi ruang-ruang strategis dalam proses demokrasi. Membaca politik adalah langkah awal untuk memengaruhinya,” tutur Dr. Ulya.

Narasumber utama dalam acara tersebut, Bapak Nasrul A, S.Sos.I, MM, yang merupakan Tenaga Ahli DPR RI, memaparkan secara detail mengenai peluang dan tantangan politik bagi anak muda di era disrupsi teknologi dan sosial. Ia memberikan penekanan kuat agar generasi muda tidak pasif.

“ARUPA ini adalah simbol bahwa ruang politik tidak pernah kosong. Jika anak muda tidak mengisinya, maka pihak lain yang akan memanfaatkan ruang tersebut. Politik hari ini membutuhkan kreativitas, keberanian, dan integritas dari generasi muda. Jangan hanya jadi penonton,” tegas Nasrul A.

Acara berlangsung interaktif dan dinamis, ditandai dengan sesi tanya jawab yang hidup. Antusiasme mahasiswa terlihat dari beragam pertanyaan kritis yang diajukan, mencakup topik-topik aktual seperti peran digital activism, hingga tantangan nyata dalam meningkatkan representasi pemuda di lembaga legislatif.

Melalui kuliah umum ini, Jurusan Pemikiran Politik Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar berharap dapat mencetak agen-agen perubahan yang tidak hanya mampu melihat dan membaca, tetapi juga aktif memengaruhi arah masa depan politik Indonesia.

TikTok YouTube Instagram Facebook