Batusangkar.FUAD – Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lakukan visitasi dalam rangka Asesmen Lapangan (AL) Program Studi (Prodi) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Mahmud Yunus Batusangkar pada Senin dan Selasa 18-19 September 2023. AL ini dilakukan secara langsung di gedung FUAD. Hadir sebagai Tim Asesor BAN-PT Dr. Atiyatul Ulya, M.Ag dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Dr. H. A. Hasan Asy`ari Ulama`I M.Ag dari UIN Walisongo Semarang.
Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc dalam pembukaan mengucapkan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak/ibu panel asesor yang telah berkenan menerima amanah dari BAN-PT.
”Pelaksanaan AL Prodi IAT ini, merupakan sesuatu yang sudah lama kami nanti. Karena submit dokumen akreditasinya dilakukan pada bulan oktober tahun 2021 yang lalu. Namun kita tahu bahwa adanya dinamika kebijakan akreditasi bagi program studi khususnya bagi perguruan tinggi di luar lingkungan dikti dan kebijakan akreditasi prodi itu sendiri”, ucap beliau.

Sehubungan dengan pengembangan institusi, telah dituangkan dalam rencana induk pengembangan tahun 2015-2039 dengan visi “integratif dan interkonektif dalam keilmuan, berkearifan lokal, bereputasi global”.
”Secara singkat, visi ini dapat saya jelaskan bahwa integrasi maksudnya adalah pembauran keilmuan antara keilmuan “umum “ dan “agama” (dalam tanda kutip) sehingga tidak terjadi dikotomi dan pemisahan keilmuan antara bidang keilmuan tersebut. Sementara interkoneksi dapat diartikan sebagai saling keterhubungan satu bidang ilmu dengan bidang ilmu lainnya, kendati dapat dibedakan namun tetap keterkaitan antara bidang keilmuan tersebut. Sedangkan berkearifan lokal diartikan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan agama, menjunjung tinggi nilai-nilai ketimuran, berazaskan pancasila dan uud 1945, serta menjunjung tinggi falsafah masyarakat minangkabau adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Selanjutnya bereputasi global berarti pada tahun 2039 lulusan uin mahmud yunus batusangkar mampu bersaing secara nasional dan internasional, sehingga dapat menjadi menjadi salah satu perguruan tinggi destinasi kajian islam di kawasan setidak-tidaknya di kawasan asia tenggara”, tambahnya.

Prodi IAT sudah mulai melaksanakan Tridarma semenjak tahun 2014 lalu. Pada aspek akreditasi, Prodi IAT telah terakreditasi pada tahun 2017 dengan peringkat ”B” dengan menggunakan instrumen Aps 7 standar. Walaupun saat itu belum menghasilkan lulusan. Selanjutnya, sesuai dengan peraturan terbaru pada tahun 2022 BAN-PT mengeluarkan perpanjangan masa akreditasi sampai tahun 2027 (tanpa melalui IPEPA).
Walaupun demikian, sebelumnya pada akhir tahun 2021 lalu Prodi IAT telah mengajukan dokumen reakreditasi dengan semangat ingin berubah ke arah yang lebih baik. Adapun pertimbangan dilakukannya reakreditasi karena terjadinya perkembangan yang singnifikan pada kriteria yang telah ditentukan dalam instrumen iaps 4.0 (9 kriteria). Barulah pada kesempatan ini BAN-PT mengutus dua orang tim panel Asesor untuk melaklukan Asesmen Lapangan (AL) Prodi IAT.
Kita sama-sama berdo’a dan berharap melalui reakreditasi Prodi IAT ini dapat memperoleh peringkat akreditasi unggul yang ke-9 di lingkup UIN Mahmud Yunus Batusangkar sekaligus yang pertama Pada Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Aamiin ya rabbal ‘aalamiin. (II/JH)




