Batusangkar, Berita FUAD Online–Putri Sakinaturrohmah, mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Mahmud Yunus Batusangkar berhasil lolos mempublikasikan artikel hasil penelitiannya di prosiding internasional setelah menjadi presenter pada The 1st Al Muhajirin International Conference (MIC 2025), pada hari Sabtu, tanggal 15 Februari 2025.
Acara ini menjadi bagian dari perayaan Milad ke-32 Al-Muhajirin dengan tema besar Integration of Natural Sciences, Social Sciences, Education, and Technology with the Qur’an. Dalam acara ini terdapat Konferensi yang menghadirkan para akademisi dan ulama dari berbagai negara yang membahas bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi dapat selaras dengan nilai-nilai Islam. Para narasumber yang hadir antara lain:
- Prof. Dr. Phil. Sahiron Samsuddin, M.A – Direktur PTKIS Kemenag
- Prof. Edwan Kardena, Ph.D. – Perwakilan dari ITB
- Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd – Ketua Yayasan Al-Muhajirin
- Prof. Dr. H. Badrudin, M.Ag – Ketua PERMAPENDIS Indonesia
- Abdul Aziz Sidqi, MA – Kepala LPMQ
- Purkon Hidayat, DBA – Tehran University, Iran
- Prof. Mohd Roslan bin Mat Nor, Ph.D. – Malaya University, Malaysia
- Syeikh Ahmad Khatib – Al-Azhar University, Mesir
- Prof. Dr. Abd Al-Salam Rajeh – Bilal Al-Syam University, Suriah
Diskusi dalam MIC 2025 membuka wawasan tentang bagaimana ilmu sains, sosial, ekonomi, pendidikan, dan teknologi dapat dikembangkan dengan berlandaskan pada nilai-nilai Al-Qur’an. Selain itu, MIC 2025 berhasil menarik partisipasi dari 35 kampus di Indonesia, termasuk Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), UIN di berbagai kota, IAIN Pontianak, IAIN Palangkaraya, UNJ, UNS, dan banyak lainnya.
Selain itu, tiga kampus internasional turut serta dalam konferensi ini, yaitu Universitas Al-Azhar Kairo, Universitas Islam Madinah, dan Universite de Rennes, Prancis.
Artikel-artikel terbaik terpilih akan dipublikasikan dalam prosiding dan jurnal ilmiah sebagai bagian dari komitmen Al-Muhajirin dalam menyebarluaskan kajian akademik berbasis Islam.
Putri Sakinaturrohmah beserta Tim-nya yang terdiri dari Muhammad Raffin Althafullayya dan Insani Kamila dari UIN Sultan Syarif Kasim serta Sri Hartati dan Dewi Kurniati dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis, tampil menjadi salah satu presenter yang lolos proses seleksi yang cukup ketat dan panjang. ”Dari ribuan mahasiswa yang mendaftar dari seluruh dunia, hanya beberapa saja yang diterima, hal ini menjadi salah salah satu pemicu semangat saya untuk dapat menampilkan yang terbaik selama program berlangsung,” jelasnya.
Sebelum melakukan presentasi Sakinah beserta Tim-nya telah lolos seleksi tahap administrasi dan abstrak penelitian.
Sakinah meneliti tentang “LINTAS-QS: Integrating Qur’anic and Sirah Literacy with Project-Based Learning and Role-Playing Discussions Using Augmented Reality.” Hasil penelitian ini menujukkan bahwa penggunaan teknologi sebagai sarana pembelajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif, tetapi juga keterlibatan emosional dan afektif bagi siswa.
“Alasan mengangkat judul penelitian tersebut adalah karena penulis merasa di zaman sekarang terjadinya kemorosotan moral dan etika sebagaimana tercermin pada kejadian-kejadian viral. Misalnya, tiga orang siswa melakukan pengeroyokan kepada seorang guru di dalam kelas dan dipertontonkan kepada murid lainnya,” Jelasnya.
Pada konferensi ini Skinah beserta Tim-nya berkesempatan mempresentasikan karyanya di depan delegasi dari berbagai negara dan berhasil lolos untuk publikasi di Jurnal Al Muhajirin International Conference.




